Kudusuci.com | Cara membuat bingkai Microsoft Word ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, lho. Meskipun Word lebih dikenal sebagai aplikasi pengolah kata, ternyata kamu juga bisa menggunakannya untuk membuat desain sederhana seperti undangan, sertifikat, hingga cover makalah yang terlihat profesional. Dengan fitur “Borders and Shading” atau “Page Borders”, kamu bisa menambahkan bingkai di setiap halaman dengan mudah dan cepat.
Masalahnya, banyak orang yang masih bingung di mana letak menu untuk menambahkan bingkai, apalagi dengan tampilan Microsoft Word yang terus berubah di setiap versinya. Nah, di artikel ini kamu bakal belajar langkah demi langkah membuat bingkai di Word dari versi lama hingga versi terbaru (Word 2024) secara detail dan lengkap.
Selain itu, kamu juga akan tahu cara mengatur ketebalan, warna, hingga gaya garis bingkai agar hasilnya tidak monoton. Bahkan, kamu bisa menambahkan bingkai bergambar atau desain kustom sendiri kalau mau tampil beda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Bingkai bukan sekadar hiasan. Dalam konteks dokumen formal seperti makalah, laporan, sertifikat, dan undangan, bingkai berfungsi untuk memberi kesan rapi, elegan, dan profesional. Bingkai juga membantu menegaskan batas area penulisan, sehingga tampilan halaman terlihat lebih tertata.
Di dunia akademik, misalnya, cover makalah sering diwajibkan memiliki bingkai dengan ketentuan tertentu: warna hitam, ketebalan garis 1 pt, dan jarak tepi tertentu dari margin. Sementara untuk dokumen kreatif seperti undangan atau brosur, kamu bisa bermain dengan warna, motif, atau bahkan gambar bingkai yang diimpor dari file eksternal.
Sekarang kita masuk ke bagian utama, yaitu cara membuat bingkai di Microsoft Word. Panduan ini bisa kamu ikuti di semua versi Word, mulai dari 2010, 2013, 2016, 2019, 2021, hingga 2024 (Office 365).
Langkah pertama tentu membuka dokumen yang ingin kamu beri bingkai. Kamu bisa menggunakan dokumen baru atau file yang sudah ada. Pastikan file sudah disimpan sebelum melakukan perubahan, untuk mencegah kehilangan data jika sewaktu-waktu terjadi error.
Setelah dokumen terbuka, arahkan kursor ke bagian atas layar dan klik tab Design. Di beberapa versi Word seperti 2010 dan 2013, menu ini mungkin bernama Page Layout. Jangan khawatir, fungsi utamanya sama saja.
Kemudian, cari ikon bertuliskan Page Borders. Letaknya biasanya di sebelah kanan atas, berdekatan dengan pengaturan margin dan warna halaman.
Begitu kamu klik Page Borders, akan muncul jendela baru berjudul Borders and Shading. Di sini ada tiga tab utama: Borders, Page Border, dan Shading. Pastikan kamu memilih tab Page Border karena tab inilah yang berfungsi untuk membuat bingkai di seluruh halaman.
Dalam tab “Page Border”, kamu bisa memilih jenis bingkai yang ingin digunakan:
Kamu juga bisa memilih Style untuk menentukan jenis garis (misalnya garis tebal, putus-putus, atau bergelombang), serta Color untuk mengubah warnanya. Jika ingin hasil klasik, gunakan warna hitam; tapi untuk desain undangan atau sertifikat, kamu bisa bereksperimen dengan warna emas, biru, atau merah.
Masih di jendela yang sama, kamu bisa mengatur ketebalan garis bingkai di bagian Width. Misalnya, pilih 1 pt untuk bingkai tipis, atau 3 pt untuk tampilan yang lebih tegas. Kamu juga bisa mengatur jarak bingkai dari tepi halaman dengan klik tombol Options.
Di dalam menu Options, kamu bisa menentukan jarak bingkai dari tepi kertas atau margin teks. Misalnya, atur jarak atas, bawah, kiri, dan kanan sekitar 20–25 pt agar tidak terlalu rapat dengan teks.
Kalau kamu hanya ingin menambahkan bingkai di halaman tertentu (misalnya hanya di cover makalah), ubah pengaturan di bagian Apply to: menjadi This section – First page only. Tapi jika ingin bingkai muncul di semua halaman, biarkan opsi default-nya yaitu Whole document.
Setelah semua pengaturan sesuai, klik tombol OK. Seketika, bingkai akan muncul di dokumen kamu sesuai pengaturan yang sudah dibuat.
Ada beberapa tips tambahan agar bingkai yang kamu buat terlihat lebih estetik dan sesuai kebutuhan:
Jika dokumenmu bersifat formal, hindari warna mencolok seperti merah atau hijau neon. Pilih warna netral seperti hitam, abu-abu, atau biru tua. Untuk undangan, warna pastel atau gold bisa jadi pilihan yang menarik.
Jenis garis bergelombang atau berpola cocok untuk undangan atau dokumen non-formal, sedangkan garis lurus tebal cocok untuk sertifikat dan laporan resmi. Pastikan gaya garis sesuai konteks dokumen.
Kalau kamu ingin hasil yang lebih kreatif, kamu bisa menggunakan gambar sebagai bingkai. Caranya cukup mudah:
Kalau kamu sering membuat dokumen dengan bingkai, simpan hasilnya sebagai Template. Klik File → Save As → Word Template (.dotx). Jadi nanti kamu tinggal pakai ulang tanpa perlu mengatur dari awal.
Untuk kamu yang sering mengerjakan tugas kuliah atau laporan, berikut langkah cepat membuat bingkai khusus untuk halaman cover makalah:
Hasilnya, hanya halaman pertama (cover) yang memiliki bingkai, sedangkan halaman lain tetap polos. Ini cocok untuk format makalah atau laporan yang mengikuti aturan kampus.
Selain garis biasa, Microsoft Word juga menyediakan bingkai bergambar atau bermotif yang disebut “Art Borders”. Fitur ini cocok untuk membuat sertifikat, kartu ucapan, atau undangan.
Microsoft Word versi terbaru (2021–2024) bahkan sudah memperbarui beberapa ikon art border agar tampil lebih tajam dan modern. Jadi, hasilnya lebih bersih dan tidak pecah saat dicetak.
Kalau kamu ingin menghapus bingkai yang sudah dibuat, caranya sangat mudah:
Bingkai akan hilang seketika. Sedangkan jika kamu hanya ingin mengganti warna atau ketebalannya, kamu cukup membuka kembali jendela Page Borders dan melakukan penyesuaian di bagian Color atau Width.
Pastikan opsi Apply to diatur ke Whole document. Kadang Word otomatis memilih “This section only” jika kamu pernah membagi dokumen ke beberapa section.
Masalah ini biasanya disebabkan oleh margin printer. Coba atur margin lebih kecil (sekitar 1–2 cm) atau pilih Measure from: Text di menu Options agar bingkai mengikuti area teks, bukan tepi kertas.
Ini bisa terjadi karena perbedaan margin kiri dan kanan. Periksa kembali pengaturan margin di tab Layout → Margins. Pilih Normal untuk hasil seimbang.
Sekarang kamu sudah tahu cara membuat bingkai Microsoft Word dengan berbagai metode — dari bingkai sederhana hingga bergambar. Fitur ini bisa kamu gunakan untuk mempercantik dokumen, membuat cover makalah, sertifikat, hingga undangan tanpa perlu software desain tambahan.
Yang penting, selalu sesuaikan gaya bingkai dengan konteks dokumen agar tetap terlihat profesional dan tidak berlebihan. Dengan mengikuti panduan di atas, kamu bisa menghasilkan dokumen yang tidak hanya rapi tapi juga menarik secara visual.
Selamat mencoba, dan jadikan Microsoft Word lebih dari sekadar tempat mengetik!
Pelajari Juga:
Kudusuci.com | Cara login Instagram lewat Facebook menjadi pilihan paling praktis buat kamu yang ingin…
Kudusuci.com | Cara login Facebook saat ini sudah semakin mudah dan bisa dilakukan lewat berbagai…
Kudusuci.com | Cara login 2 akun Facebook di Android adalah solusi ideal buat kamu yang…
Kudusuci.com | Cara live streaming Mobile Legend di Facebook lewat HP kini semakin mudah dilakukan,…
Kudusuci.com | Kamu ingin tahu cara live di Facebook Lite tapi bingung karena tampilannya berbeda…
Kudusuci.com | Kamu ingin tahu cara live di Facebook biar bisa siaran langsung dan berinteraksi…